Home / Elektronika / Cara Mengukur Transistor TIP 3055 Pada Bagian Final Amplifier

Cara Mengukur Transistor TIP 3055 Pada Bagian Final Amplifier

Artikel singkat Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai cara mengukur transistor tip3055 yang berada pada bagian final amplifier. Tentunya, ada kemungkinan diantara teman-teman sudah cukup memahami serta sudah mengerti Bagaimana cara melakukan pengecekan.

Cara Mengukur Transistor TIP 3055

Namun tentunya tidak ada salahnya jika saya mencoba untuk membahas kembali hal tersebut dengan bantuan bahasa serta gambar yang cukup mudah untuk dimengerti. Sebab, sejumlah rekan yang masih awam di dunia elektronika juga masih belum begitu paham Bagaimana cara melakukan pengetesan transistor tip3055 pada bagian final amplifier tersebut.

Kondisi tersebut tentunya amat penting guna mengetahui rusak atau tidaknya sebuah transistor final di rangkaian power amplifier. Apabila kondisi tersebut dilewatkan dan anda belum begitu memahaminya, tentunya Anda akan merasa kesulitan guna menemukan letak kerusakan pada power amplifier tersebut. Sesungguhnya, tekniknya adalah sama pada proses pengukuran transistor secara umum.

Kita cukup melihat PIN kaki pada emitor, kolektor dan basis pada masing-masing transistor final nya. Untuk yang sudah memahaminya, anda tentunya bisa melewatkan artikel ini. Namun, bagi Anda yang belum tahu, silakan Anda Baca terus artikel berikut ini.

Terdapat beragam jenis transistor untuk bagian final power amplifier, tentunya dengan sejumlah tipe serta merek pada pabrikan terkenal, contohnya adalah Mospec, Toshiba, Sanken dan lain sebagainya. Namun, sebenarnya terdapat dua model transistor final pada power amplifier, yakni model OCL atau jengkol dan model transistor kotak.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel Speaker Secara Seri dan Paralel

Sesungguhnya, terdapat istilah spesial guna membedakan model kemasan pada transistor final tersebut, namun guna lebih mempermudah, maka kita bisa menyebut dengan satu jenis transistor saja yakni transistor kotak dan transistor jengkol. Disebabkan karena konfigurasi kakinya yang berlainan, maka dibutuhkan penjelasan bagaimana cara melakukan pengecekan kedua transistor final amplifier tersebut.

Sebenarnya, tidak semua jenis transistor final akan dibahas Pada kesempatan kali ini, sebab secara umum teknik mengecek nya adalah sama saja. Terdapat 3 macam transistor final yang hendak Saya bahas, sebab 3 jenis transistor final tersebut sangatlah sering kita dapatkan pada suatu rangkaian di power amplifier, yakni transistor Sanken 2SC2922, MJ2955, transistor jengkol 2N 3055, transistor mospec TIP2955 dan TIP3055. Dari ketiga jenis transistor final itulah yang nantinya akan kita bahas Bagaimana cara mengeceknya.

Guna memudahkan proses pengecekan memakai multimeter atau avometer, maka terdapat 4 langkah proses pengecekan pada masing-masing transistor final tersebut. Apabila pada Empat tahapan proses pengecekan tersebut mendapatkan hasil OK, maka transistor final tersebut dalam keadaan baik.

Namun, ketika pada 4 tahapan tersebut salah satu dari tahapan ada yang berlainan ataupun tidak sesuai dengan yang ada di gambar, maka bisa dipastikan bahwa transistor Tersebut dalam keadaan rusak. Sebelum proses pengecekan transistor, silahkan anda setting terlebih dahulu multimeter atau multitester posisi saklar selektor di Ohm 1 k. Berikut ini adalah langkah mengecek nya, silakan disimak.

Baca Juga:   Cara Menggunakan Genset Supaya Lebih Awet

Pada bagian di bawah ini merupakan tahapan mengecek transistor final Sanken 2SA1216 dan 2SC2922, sementara untuk transistor tipe Sanken yang lainnya adalah sama saja. Bagian yang paling penting adalah pada posisi untuk kaki basis, kolektor dan emitor nya yang sama. Contohnya adalah transistor Sanken 2SA1494 dan 2SC3858. Selanjutnya ada transistor Sanken 2SA1295 dan 2SC3264. Proses pengecekan nya adalah sama saja.

cara cek tr sanken 2sc2922

cara cek tr sanken 2sa1216

Selanjutnya adalah proses pengecekan untuk transistor final TIP2955 dan TIP3055. Pada jenis transistor yang lain namun sejenis, cara melakukan pengecekan nya adalah sama. Dengan catatan, posisi untuk kaki basis, kolektor dan emitor adalah sama saja. Contohnya adalah transistor 2SA1943 dan 2SC5200.

cara cek tr TIP3055

cara cek tr TIP2955

Kemudian, silahkan lanjutkan untuk proses pengecekan transistor final jengkol MJ2955 dan 2N3055. Pada jenis transistor jengkol yang lainnya, proses pengecekan nya adalah sama. Dengan catatan, posisi kaki pada basis, kolektor dan emitor adalah sama. Contohnya adalah pada transistor jengkol seri MJ15004 dan MJ15003.

cara cek tr 2N3055

cara cek tr MJ2955

Seluruh langkah proses pengecekan transistor final di atas memakai 4 proses pengecekan. Guna mengetahui keadaan pada transistor final tersebut putus, bocor ataupun short.. Apabila ditemukan terdapat transistor final ada yang mengalami kondisi kebocoran, maka alangkah baiknya tidak perlu untuk digunakan.

Baca Juga:   Langkah Menentukan Arah Medan Magnet

Transistor yang bocor artinya adalah ketika proses pengecekan transistor pada posisi seharusnya jarum pada avometer tidak bergerak sama sekali, maka di transistor yang bocor tersebut apabila dilakukan pengetesan Akan terdapat gerakan jarum pada avometer walaupun hanya sedikit.

Kondisi tersebut yang kerap kali luput dari proses pengamatan. Selanjutnya adalah pada kondisi transistor yang putus, ketika pada proses pengecekan 4 tahapan di atas, jarum avometer tidak bergerak ke kanan sama sekali. Selanjutnya, pada keadaan transistor short, maka di proses pengecekan 4 tahapan di atas, jarum pada avometer akan bergerak mentok keseluruhannya.

Dengan memahami kondisi transistor final lengkap dengan proses pengecekan nya, maka tentunya kita dengan cukup mudah akan mendapatkan letak kerusakan pada rangkaian di power amplifier. Demikianlah Uraian singkat tentang cara mengukur transistor TIP3055 pada bagian final amplifier dan juga pada jenis transistor yang lainnya yang memiliki konfigurasi kaki atau terminal yang sama. Terima kasih dan selamat mencoba, Semoga berhasil.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Penyebab Lampu LCD HP Mati

Penyebab Lampu LCD HP Mati Dan Cara Memperbaikinya

Apakah anda pernah mengalami di mana ponsel Anda lampu LCD-nya mati? Apabila Iya, maka pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *