Home / Umum / Usaha / Definisi dari Perancangan Sistem Kerja

Definisi dari Perancangan Sistem Kerja

Apa sebenarnya definisi dari perancangan sistem kerja? Sebelum kita membahas mengenai definisi dari perancangan sistem kerja, alangkah baiknya kita memahami dua orang tokoh yang memiliki pengaruh cukup besar pada bidang teknik industri serta tentunya tidak bisa dilepas dari topik yang akan kita bahas yakni perancangan sistem kerja.

Definisi dari Perancangan Sistem Kerja

Tokoh yang pertama adalah FW Taylor di mana tokoh tersebut bisa mengembangkan proses pengukuran waktu memakai jam henti atau stopwatch dan juga memiliki pola pikir dan usaha di dalam mendapatkan langkah terbaik yang mana proses penelitiannya mendapatkan hasil di dalam grafik yang berkaitan antara hasil total kerja dengan beban kerja.

Tokoh yang kedua yakni Frank B Gilbert. Frank B. Gilbreth Adalah seorang kontraktor pada bangunan yang cukup berhasil di negara Amerika Serikat dan tentunya berhasil menemukan sebuah prosedur yang dapat membagi sejumlah gerakan kerja menjadi sejumlah elemen gerakan dasar yang mana prosedur tersebut dijadikan sebagai studi gerakan. Studi tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut pada bagian studi gerakan

Definisi Dari Perancangan Sistem Kerja

Definisi dari perancangan sistem kerja merupakan sebuah ilmu yang di dalamnya terdiri dari sejumlah teknik dan sejumlah prinsip guna memperoleh sebuah rancangan sistem kerja yang jauh lebih baik. Sejumlah prinsip tersebut mempunyai tujuan guna memperoleh tingkat Efisiensi dan efektivitas yang cukup tinggi untuk perusahaan serta sehat, aman dan juga nyaman untuk setiap pekerjanya.

Sejumlah Tujuan Dari Dikemas Menjadi EASNE

Lantas, apa yang disebut dengan sistem kerja tersebut?Sesungguhnya, sistem kerja itu terdiri dari perlengkapan, bahan, manusia, Serta peralatan yang didalamnya ada lingkungan kerja, pembantu, perkakas, mesin dan kondisi dari pekerjaan-pekerjaan yang lainnya. Keseluruhan dari komponen tersebut mempunyai peranan yang cukup besar pada proses pencapaian produktivitas dan efisiensi kerja. Pada saat kita Sedang membahas mengenai efisiensi, maka tentunya akan terbesit di pikiran orang awam yakni adanya perbandingan dari hasil kerja yang diperoleh dengan besarnya ongkos yang akan dikeluarkan.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Transaksi

Namun, pada ilmu perancangan dari sistem kerja, ongkos yang dimaksud tentunya ada pada waktu yang dihabiskan, tenaga yang diberikan serta sejumlah akibat dari sosiologis dan psikologis dari sejumlah pekerja yang ada didalamnya. Semakin kecil ongkos yang dikeluarkan, maka tentunya akan semakin efisien pada sistem kerja yang dijalankan. Oleh sebab itulah, pada saat kita Sedang membahas mengenai produktivitas, maka apa saja yang muncul di pikiran kita? Secara umum, efisiensi adalah sebuah prasyarat dari produktivitas yang tinggi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Kita bisa mengambil contoh sederhana berikut ini.

Seseorang yang bertindak sebagai operator di pabrik baju menjahit produk baju tanpa menggunakan mesin. Dengan konsep seperti itu, produk dapat dihasilkan, namun tentunya akan membutuhkan waktu yang lama dan juga tenaga yang harus dikeluarkan menjadi jauh lebih banyak apabila dia menjahit menggunakan mesin jahit. Disamping itu, dia pun akan lebih memiliki kecenderungan cepat bosan ataupun jenuh.

Apabila kita tengok dari contoh di atas, maka bisa diambil kesimpulan bahwa sebuah sistem bisa mendapatkan hasil yang sebanyak-banyaknya tanpa harus memperhatikan efisiensi, akan tetapi hal tersebut berarti bahwa untuk memperolehnya dibutuhkan ongkos yang cukup mahal. Sehingga pada akhirnya dengan adanya efisiensi rendah maka proses produktivitas secara maksimal tidak akan bisa dicapai.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Hotel

Dikarenakan adanya perancangan sistem adalah hasil dari proses perpaduan antara studi gerakan dan pengukuran Dari kebaikan perancangan sistem kerja sangat bergantung kepada waktu yang nantinya akan dihabiskan untuk bekerja, sejumlah beban fisik yang bisa dialami, serta sejumlah akibat sosiologis dan psikologis yang bisa ditimbulkan didalamnya.

Ruang Lingkup Dari Perancangan Sistem Kerja

Terdapat sejumlah ruang lingkup perancangan dari sistem kerja, di mana di dalamnya terdapat pengukuran sistem kerja dan penataan sistem kerja. Penataan dari sistem kerja berisi sejumlah prinsip yang bisa mengatur sejumlah komponen dari sistem kerja, termasuk didalamnya adalah lingkungan, bahan, alat, dan juga manusia guna memperoleh sejumlah alternatif dari sistem kerja yang paling baik.

Disebabkan karena cukup banyakternate dari sistem kerja yang bisa digunakan, maka dibutuhkan lah penataan sistem kerja yang cukup baik pula.

Sejumlah prinsip dari penataan sistem kerja yang baik akan mengarahkan kepada penggunanya guna bisa memusatkan perhatian hanya untuk sejumlah alternatif terbaik, sehingga pada akhirnya usaha mencari sebuah sistem terbaik bisa lebih mudah diperoleh dan juga lebih cepat untuk diselesaikan. Lantas, mungkin muncul sebuah pertanyaan, bagaimana tahapan di dalam menentukan alternatif yang paling baik?

Baca Juga:   Cara Menghitung Gaji Karyawan Paling Baru

Jawaban untuk pertanyaan tersebut yang dengan mengerjakan pengukuran sistem kerja. Terdapat 4 kriteria yang bisa digunakan sebagai acuan yang cukup baik dari sebuah sistem kerja,yakni beban beban fisik, waktu, sosiologis, dan psikologis.

Sebuah sistem kerja bisa dikatakan baikdibutuhkan untuk menyelesaikan cukup singkat, sejumlah beban fisik tidak melampaui dari batas yang ada, misalnya adalah peralatan yang dipakai di dalam bekerja, serta sejumlah akibat sosiologis dan psikologis harus dalam posisi minimum contohnya adalah kondisi di lingkungan kerja yang bisa mereduksi performa kerja.

Setiap pemakai perancangan dari sistem kerja tentunya sudah mengenal adanya motto ” cara-cara terbaik tidaklah ada, namun selalu ada cara yang jauh lebih baik” artinya adalah bahwa proses dari perbaikan sebuah sistem kerja memiliki sifat dinamis. Akan terdapat sejumlah perubahan yang bersamaan dengan diperolehnya sebuah sistem yang jauh lebih baik. Selama adanya kreativitas dan gagasan yang terukur muncul, maka tentunya sistem kerja yang lama wajib untuk ditinggalkan dan harus dijalankan sistem kerja yang baru.

Demikianlah ulasan singkat mengenai definisi dari perancangan sistem kerja yang bisa diterapkan dimanapun kita bekerja sehingga pada akhirnya output maupun hasil baik berupa jasa maupun barang bisa dalam kondisi maksimal. Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung Gaji Karyawan

Cara Menghitung Gaji Karyawan Paling Baru

Setiap orang yang bekerja pada sebuah perusahaan yang mana perusahaan tersebut mampu menghasilkan keuntungan sudah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *