Home / Elektronika / Sistem Kerja Kompresor AC

Sistem Kerja Kompresor AC

Betapa bahagianya ketika kita bisa menjadi pemakai mobil yang bijaksana. Artinya adalah bahwa kita tidak cuma menggunakan mobil, namun juga dapat merawatnya. Pada Posting yang terdahulu Tentunya saya sudah cukup banyak membahas berbagai macam hal Seputar Dunia otomotif khususnya adalah mobil. Pada kesempatan yang baik ini, saya juga akan mencoba untuk membahas Salah satu bagian kecil yang ada pada sebuah mobil, yakni sistem kerja kompresor AC. Tentunya, pembahasan sistem kerja kompresor AC pada mobil bisa pula diterapkan pada AC standar yang sering digunakan di rumah.

Sistem Kerja Kompresor AC

Apakah yang dimaksud dengan kompresor AC mobil?

Apabila kita sebagai pemakai mobil yang memiliki fitur AC, makasudah barang tentu kita tidak akan asing lagi dengan peralatan kompresor. Lantas, apa yang dimaksud dengan kompresor AC pada mobil? Kompresor AC pada mobil adalah salah satu komponen yang memiliki fungsi cukup penting pada sebuah sistem AC di mobil. Berikut ini adalah sejumlah ulasan tentang kompresor AC pada mobil.

Fungsi inti pada kompresor AC di mobil

Fungsi inti dari kompresor AC pada mobil yakni menghirup freon dengan tekanan benda, serta menyalurkan sebagian kondensor pada tekanan serta suhu yang tinggi. Bisa disimpulkan bahwa fungsi dari kompresor AC adalah melakukan kompres temperatur serta tekanan refrigerant yang nantinya akan didistribusikan ke komponen kondensor.

Sistem kerja kompresor AC mobil

Komponen kompresor AC mobil akan bekerja mengikuti sistem pergerakan dari mesin mobil. Sistem kerjanya adalah menghirup refrigerant yang disalurkan lewat pipa low yang berasal dari evaporator, kemudian menekan gas refrigerant ke arah kondensor pada AC mobil lewat pipa high pressure.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel Listrik Secara Paralel dan Seri

Fungsi dari kompresor AC mobil tentunya mirip dengan fungsi jantung di tubuh manusia serta refrigerant berperan sebagai darahnya. Kompresor AC mobil itu sendiri mempunyai dua saluran, yakni suction atau saluran hisap dan discharge atau saluran buang. Bagian saluran hisap disambungkan dengan bagian evaporator serta merupakan bagian yang memiliki tekanan rendah. Sementara itu, di saluran buang disambungkan dengan kondensor. Bagian tersebut adalah bagian yang bertekanan serta bersuhu tinggi.

Bagian refrigerant pada fase gas yang ber temperatur serta bertekanan rendah akan hisap oleh bagian kompresor memakai bagian Hisap lalu akan dimanfaatkan untuk menjadi temperatur dan tekanan yang semakin naik. Berikutnya, refrigerant tersebut akan dialirkan ke bagian kondensor lewat saluran buang.

Apabila komponen kompresor sudah cukup lemah, maka akan mengakibatkan performa AC di mobil mengalami penurunan. Tentunya, untuk mengetahui penurunan kualitas AC mobil kita bisa menggunakan bantuan alat pengukur tekanan di AC atau lebih dikenal dengan istilah manometer.Sementara itu, jenis kompresor yang sekarang ini cukup banyak dijual di pasaran, rata-rata didominasi oleh 2 merek yang cukup terkenal, yakni Sanden (SD) dan Denso (ND)

Bagian kondensor merupakan sebuah bagian pada sistem sirkulasi AC mobil yang dipasang setelah kompresor. Bagian tersebut Memiliki fungsi guna mereduksi suhu freon yang nantinya akan dilewatkan pada bagian evaporator. Sistem kerja dari kondensor tersebut yakni menyerap suhu dingin, dan mengeluarkan suhu panas. Oleh sebab itulah, ketika bagian kondensor tersebut disentuh dengan memakai tangan, maka akan terasa cukup panas. Di bagian kondensor tersebut freon yang semula memiliki bentuk uap serta ditekan pada kompresor nantinya akan dirubah menjadi bentuk cair. Oleh sebab itulah, freon akan mengalami adanya proses kondensasi atau pendinginan.

Baca Juga:   4 Cara Menyambung Kabel Listrik Paling Umum di PLN

Bagian-bagian yang cukup penting dari kompresor AC di mobil

Berikut ini adalah sejumlah bagian atau komponen pada kompresor AC mobil, yakni:

1. Bagian tutup depan kompresor

Bagian tersebut memiliki fungsi untuk melindungi komponen pada kompresor serta mampu untuk menahan adanya tekanan refrigerant yang berada pada ruangan kompresi.

2. Bagian body kompresor

Bagian ini memiliki fungsi guna membuat suhu serta tekanan tinggi pada refrigerant yang mana nantinya akan disalurkan ke bagian kondensor.

Bagian tutup belakang kompresor bagian tersebut memiliki fungsi guna melindungi sejumlah bagian pada kompresor serta melakukan penahanan terhadap tekanan refrigerant Yang ada pada ruang kompresi

3. Bagian valve out

Valve Out memilikikegunaan untuk mengeluarkan Refrigerant yang akanpada proses yang dilakukan di dalam ruangan kompresi. Walk out tersebut akan disambungkan dengan bagian Pandansari memakai pita yang memiliki kemampuan guna menahantekanan dan suhu tinggi

  1. Bagian valve in

Bagian valve in memiliki fungsi berkebalikan dengan valve out. Fungsi dari valve in adalah menyerap refrigerant yang nantinya hendak diolah pada ruang kompresi. Valve in tersebut akan dihubungkan ke bagian evaporator memakai pipa yang dipakai guna menyalurkan refrigerant bersuhu serta bertekanan rendah

  1. Bagian laker bambu atau thrust bearing
  2. Bagian kruk as
  3. Bagian ruang kompresor

Bagian ruang kompresor memiliki fungsi sebagai tempat untuk pengolahan suhu dan tekanan tinggi yang mana akan dilanjutkan ke bagian kondensor

  1. Bagian magnet kompresor
  2. Bagian Pully

Bagian boleh memiliki fungsi guna menjalankan motor kompresor. Pully dihubungkan memakai venbelt yang dikaitkan juga pada bagian alternator

Baca Juga:   Alat Pengukur Medan Magnet Menggunakan Teslameter

Beberapa macam kompresor AC mobil

Kompresor pada AC mobil terdiri dari dua jenis, yakni jenis piston dan jenis rotary. Apabila kita lihat dari sisi ukuran, kompresor jenis rotary memiliki dimensi yang lebih kecil walaupun mempunyai PK yang sama. Di samping itu, kompresor rotary juga bekerja dengan sistem sebuah rotor akan berputar pada stator dengan menggunakan kompresi dan menekan gas yang bersumber dari ruang Chamber. Selanjutnya, pengolahan dari ruang Chamber akan dilanjutkan ke saluran tekan yang memiliki dimensi kecil guna menurunkan volume gas.

Untuk kompresor piston sistem kerjanya adalah sama dengan sistem pada mesin kendaraan. Sistem kerjanya yakni ketika bagian piston bergerak ke arah bawah, maka ruangan di atas piston akan membesar volumenya dan menjadikan tekanan menurun. Selanjutnya, katup pemasukan akan mulai bergerak membuka.

Pada tahap berikutnya, refrigerant akan terhisap masuk ke dalam poros engkol yang berputar serta akan mampu menggerakan bagian pistonuntuk bisa bergerak ke arah atas.

Tekanan yang ada pada piston akan naik dan menimbulkan katup bagian pengeluaran akan terbuka, sehingga pada akhirnya refrigerant bisa terdorong keluar menuju ke bagian kondensor.

Sekian penjelasan tentang sistem kerja kompresor AC yang bisa saya ulas pada posting kali ini. Dengan melakukan perawatan di bagian kompresor AC mobil secara berurutan dan terjadwal, maka tentunya kondisi AC pada mobil akan tetap terawat. Dengan demikian, kenyamanan Anda di dalam berkendara juga akan tetap terjaga walaupundengan jarak yang cukup jauh. Sekian dan terima kasih apa semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Kesempatan yang baik ini, saya akan mencoba untuk Sharing Bagaimana cara mengukur trafo menggunakan multimeter. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *