Home / Elektronika / Sistem Kerja Mesin Pendingin AC

Sistem Kerja Mesin Pendingin AC

Sebagai pemilik dari mesin pendingin AC tentunya sudah sepantasnya memahami sistem kerja mesin pendingin AC sehingga kita bisa melakukan perawatan secara berkala terhadap mesin pendingin AC tersebut. Ketika kita bisa melaksanakan perawatan secara berkala pada mesin pendingin AC, maka diharapkan peralatan tersebut bisa lebih awet dan tentunya bekerja secara maksimal.

Sistem Kerja Mesin Pendingin AC

Di dalam membantu anda memahami sistem kerja mesin pendingin AC apa ya maka pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba berbagi ilmu pengetahuan serta wawasan dengan anda tentang sistem kerja mesin pendingin AC. Sangat diharapkan nantinya setelah anda memahami sistem kerja mesin pendingin AC, maka anda bisa melakukan perawatan dengan sebaik-baiknya mesin pendingin AC tersebut sehingga tetap bisa bekerja secara maksimal dan memberikan Hawa yang sejuk dan dingin di sebuah ruangan.

Bisa dikatakan bahwa AC atau air conditioner adalah salah satu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat modern di saat sekarang ini. Hampir setiap keluarga tentunya memiliki peralatan air conditioner atau AC tersebut. Terlebih bagi mereka yang tinggal di perumahan yang mana karena hawanya cukup panas maka tentunyaperalatan AC tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa AC adalah salah satu alat yang memiliki fungsi guna memberikan kenyamanan untuk setiap penghuni rumah, Yakni dengan cara menurunkan suhu atau temperatur udara di dalam ruangan menjadi lebih dingin atau lebih sejuk.

Sebagai gambaran awal, bahwa secara umum semua peralatan elektronika di dalam rumah tangga, seperti kulkas, setrika, home theater, televisi, mesin cuci, dispenserdan peralatan lainnya tentu akan memiliki kecenderungan tidak dilakukan perawatan berkala manakala tidak mengalami kerusakan. Apakah anda mengetahui bahwa peralatan AC atau air conditioner wajib untuk dilakukan perawatan secara berkala? Apabila AC tidak dilakukan perawatan secara berkala, maka dimungkinkan umur AC tidak akan panjang dan cepat mengalami kerusakan.

Baca Juga:   Cara Menyolder LCD HP Dengan Mudah

Sistem kerja mesin pendingin AC

Prinsip kerja dari mesin sebenarnya hampir sama dengan segala macam jenis mesin pendingin baik itu Chiller, kulkas, freezer dan mesin pendingin yang lainnya. Secara umum, jenis AC yang cukup banyak digunakan yaitu jenis split dimana didalamnya terdapat unit indoor yang ditaruh pada ruangan serta unit outdoor yang ditaruh di luar ruangan.

Sistem kerja dari Aceh yakni seperti alat untuk mengukur suhu atau heat exchanger yang memiliki prinsip kerja termodinamika. Prinsip kerjanya adalah udara yang ada di dalam kamar yang akan didinginkan akan bersirkulasi lewat kisi-kisi evaporator pada unit indoor AC. Udara yang masuk kemudian akan mengalami penurunan suhu oleh bagian evaporator yang kemudian akan dihembuskan kembali oleh bagian AC dengan suhu yang lebih dingin Apabila dibandingkan pada saat ditarik masuk ke dalam evaporator.

Fluida atau media pendingin yang sering dikenal dengan istilah refrigerant lebih dikenal dengan sebutan freon walaupun sebenarnya freon adalah salah satu merek dagang dari fluida refrigerant yang dibuat oleh du pont. Proses sirkulasi freon terjadi pada unit outdoor dan unit indoor dengan memakai 2 buah pipa yang terbuat dari tembaga. Panas yang berasal dari udara yang ditarik oleh freon pada bagian evaporator kemudian akan diubah pada fase cair freon menjadi proses Vapor atau uap yang pada tahap berikutnya akan dilakukan kompresi oleh bagian kompresor di unit outdoor.

Proses kompresi tersebut akan menjadikan freon jadi lebih panas dan memiliki tekanan cukup tinggi. Temperatur panas di dalam freon bertekanan tinggi tersebut yang nantinya akan dikeluarkan lewat pipa kondensor dengan menggunakan hembusan angin yang berasal dari fan outdoor. Tekanan tinggi di freon tersebut yang memiliki kegunaan pada saat diperluas dengan cara tiba-tiba dengan memakai expansion valve atau pipa kapiler. Pada saat freon di ekspansi, maka tekanan akan mengalami penurunan dan pasang freon juga akan mengalami perubahan jadi campuran cairan Vapor yang memiliki suhu dingin. Freon yang sudah dingin tersebutlah yang nantinya akan mengalir untuk menuju ke bagian unit indoor.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel LAN Dengan USB

Alasan mesin AC perlu dilakukan perawatan secara rutin walaupun tidak rusak

Udara yang masuk ke pada unit indoor sudah bisa dipastikan udara yang kurang bersih. Sejumlah debu dan kotoran yang ada pada udara akan dilakukan penyaringan pada bagian filter udara yang posisinya ada di depan kisi-kisi evaporator. Secara perlahan maka akan terjadi penumpukan kotoran pada penyaring udara dan sebagian kecil yang lainnya akan tetap masuk menuju ke bagian evaporator.

Sejumlah kotoran yang masuk dan menempel di bagian filter serta evaporator bentuknya bisa menghalangi proses pergerakan aliran udara yang hendak masuk ke bagian evaporator. Kondisi tersebutlah yang akan menyebabkan proses pertukaran temperatur panas antara freon dingin dan udara tidak bekerja secara maksimal. Efek yang akan dirasa yakni AC menjadi tidak dingin lagi. Di samping itu, Seiring dengan berjalannya waktu, lumut dan jamur juga tentunya akan mulai muncul akibat dari kondisi evaporator yang selalu lembab serta bau yang tidak enak akan mulai bisa tercium.

Kondisi yang sama juga tentunya dapat terjadi di bagian unit outdoor. Sejumlah kisi-kisi dari kondensor outdoor yang kotor, apa lagi karena letak dari unit outdoor berada di luar rumah sehingga memiliki kecenderungan Banyak debu Yang menempel sehingga akan menyebabkan Proses pelepasan panas pada freon yang sudah dikonversi menjadi tidak maksimal. Kondisi tersebut lah yang akan menyebabkan kinerja dari kompresor menjadi lebih berat yang pada akhirnya akan membuat pemakaian aliran listrik akan bertambah banyak dan membuat pemakaian listrik berlebihan. Di samping itu, overheat juga bisa terjadi pada kompresor. Pada akhirnya, kerja dari kompresor akan mengalami penurunan dan bisa dipastikan akan lebih cepat mengalami kerusakan.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel CCTV Jenis Coaxial Yang Putus

Kesimpulannya adalah bahwa mesin pendingin AC yang sudah canggih sekalipun akan cepat mengalami kerusakan apabila tidak dilakukan perawatan dengan teratur. Oleh sebab itulah maka wajib hukumnya untuk melakukan servis pembersihan berbagai macam kotoran kepada AC. Hal tersebut tentunya memiliki tujuan guna menghilangkan sejumlah kotoran dan debu yang menempel pada bagian evaporator indoor serta bagian filter dan juga sejumlah kisi-kisi kondensor outdoor.

Kadang-kadang, volume dari freelance juga dapat berkurang yang disebabkan karena terjadinya rembes yang cukup halus pada sambungan koneksi ferrule pipa tembaga. Untuk itulah, diperlukan penambahan volume freon supaya kinerja dari AC tetap normal, dingin dan juga sempurna.

Akhir kata, Selamat menikmati udara sejuk yang cukup menyehatkan serta terbebas dari debu, bakteri serta virus dari peralatan pendingin AC anda manakala dilakukan perawatan secara berkala. Lakukanlah service dua atau tiga bulan sekali. Apabila anda tidak memiliki kemampuan di dalam melakukan servis secara berkala sendiri, menghasilkan jasa service AC yang sudah benar-benar handal dan terpercaya.Hal tersebut tentunya untuk menghindari terjadinya kerusakan pada unit AC.

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Ampere Dengan Multitester

Cara Mengukur Ampere Dengan Multitester Paling Mudah

Bagi yang sudah Mahir di dunia elektronika maupun kelistrikan tentu tidak akan memiliki masalah tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *