Home / Elektronika / Skema Rangkaian UPS Mini Dan Sederhana

Skema Rangkaian UPS Mini Dan Sederhana

Apakah anda sudah memahami skema rangkaian UPS? Atau bahkan Anda belum memahami apa itu UPS? Beberapa orang memang masih belum memahami istilah UPS. UPS memiliki kepanjangan dari uninterruptible power supply. UPS merupakan sebuah sistem penyedia tenaga listrik yang memiliki peranan sangat penting serta sangat dibutuhkan karena dapat dijadikan sebagai benteng ketika terjadi kegagalan daya dan kerusakan sebuah sistem dan juga hardwere.

Skema Rangkaian UPS

Terdapat cukup banyak perusahaan penyedia jasa informasi, telekomunikasi, internet dan lain-lain yang mengandalkan IPS sebagai sebuah sistem yang memiliki peranan amat penting serta amat dibutuhkan. Tentunya, bisa anda bayangkan Berapa besar nilai kerugian yang diakibatkan Apabila terjadi kegagalan daya listrik pada sebuah sistem tersebut ketika tidak terlindungi oleh UPS. Skema rangkaian UPS sederhana yang akan saya bahas Pada kesempatan kali ini setidaknya dapat anda jadikan sebagai salah satu sistem upah yang ada di kantor tempat kerja Anda atau bahkan di rumah anda.

Terdapat dua macam IPS yang sekarang ini mudah ditemukan di pasaran serta sangat dikenal oleh masyarakat luas, yaitu UPS jenis online/ UPS Line Interactive dan UPS jenis standby. Masing-masing dari jenis UPS tersebut mempunyai kekurangan dan keunggulan. Fungsi utama dari alat yang bernama UPS yaitu bisa memberikan energi listrik secara sementara pada saat terjadi kegagalan energi listrik di jaringan listrik utama, yakni dari PLN serta bisa memberikan kesempatan kepada pengguna dalam durasi yang cukup untuk sesegera mungkin menyalakan peralatan genset sebagai alat pengganti dari sumber listrik utama, dan juga memberikan kesempatan dalam durasi yang cukup kepada kita guna secepatnya melakukan back up serta mengamankan OS atau operating system dengan cara melakukan shutdown komputer sesuai dengan SOP pada saat sumber listrik utama yang berasal dari PLN padam.

Baca Juga:   Cara Menyolder Yang Baik

Selain itu, up juga memiliki fungsi untuk mengamankan seluruh sistem komputer dari berbagai macam gangguan listrik yang bisa merusak sistem dari komputer itu sendiri, baik yang berupa kerusakan hardware, kerusakan data, kerusakan software Di mana GPS akan dengan otomatis bisa melakukan stabilisasi tegangan listrik pada saat adanya perubahan tegangan pada bagian input sehingga tegangan output yang dipakai oleh sistem komputer akan jauh lebih stabil, serta bisa langsung diintegrasikan pada jaringan internet.

Skema rangkaian UPS sederhana

Apabila anda cukup tertarik untuk mencoba merakit UPS, maka di bawah ini akan saya Tampilkan contoh skema rangkaian UPS sederhana, namun bisa bekerja dengan cukup baik dan dapat anda terapkan pada peralatan yang mengkonsumsi daya kecil.

Skema Rangkaian UPS Mini Dan Sederhana

Skema rangkaian UPS di atas mampu memberikan tegangan listrik 12 volt unregulated serta tegangan 5 volt DC regulated. Fungsi dari transformator T1 akan memundurkan tegangan listrik ke alternating current 12 Pool serta Bagian jembatan B1 akan merektifikasi hal tersebut.Selanjutnya, sinyal akan dihaluskan serta diperbaiki pada komponen kapasitor C1. Pada saat pasokan listrik sudah tersedia, maka baterai akan diisi ulang melewati komponen dioda D3, sementara itu komponen IC regulator memperoleh pasokan listrik lewat komponen dioda D5. Tegangan listrik 5 volt DC dan 12 volt DC tersedia pada Terminal output.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Lampu Pijar Pada Kendaraan

Jika pasokan listrik secara tiba-tiba hilang, maka bagian baterai akan langsung memasok arus listrik ke komponen IC regulator serta ke bagian terminal DC 12volt lewat komponen dioda D4. Komponen dioda D3 akan melakukan block pembalikan dari aliran arus listrik selama mode baterai bekerja. Sementara itu, komponen kapasitor C2 dan kapasitor C3 berfungsi sebagai filter.

Demikianlah ulasan singkat tentang skema rangkaian UPS Mini dan sederhana yang bisa saya ulas Pada kesempatan kali ini. Harapan saya, anda bisa mempelajari gambar dari rangkaian UPS di atas dengan sebaik-baiknya serta mampu memahaminya Sehingga nantinya Anda bisa berkreasi untuk membuat UPS dengan skala yang lebih besar. Terima kasih dan selamat belajar, selamat berkreasi.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Penyebab Lampu Indikator AC Mati Pada AC Merek Aqua

Penyebab Lampu Indikator AC Mati Pada AC Merek Aqua

Memiliki AC Aqua buatan Jepang namun secara tiba-tiba lampu indikator di AC yang menayangkan power, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *