Home / Umum / Kode Etik / Tujuan Kode Etik Guru Paling Lengkap

Tujuan Kode Etik Guru Paling Lengkap

Profesi guru memang sudah tidak sepopuler jaman dahulu. Hal tersebut mungkin saja karena tujuan kode etik guru yang dahulu adalah untuk mengatur tingkah laku seorang guru tidak tercapai. Banyaknya pelanggaran terhadap kode etik guru yang dilaksanakan oleh sejumlah oknum guru tentunya menjadi salah satu bagian yang membuat citra dan image seorang guru semakin menurun.

Tujuan Kode Etik Guru Paling Lengkap

Tujuan kode etik guru

Lantas, apa tujuan kode etik guru secara umum? Apakah sekarang ini masing-masing guru sudah memahami kode etik guru serta sudah mampu melaksanakan sejumlah kode etik guru dengan baik dan benar tanpa melakukan sejumlah pelanggaran yang menyimpang dari kode etik guru tersebut? Untuk memberikan pemahaman kepada anda yang kebetulan berprofesi sebagai guru, maka pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba untuk membahas apa saja tujuan kode etik guru.

Berikut ini adalah beberapa tujuan kode etik guru

  1. Kode etik guru mampu untuk menjunjung tinggi martabat pekerjaan dari seorang guru serta bisa menjaga kesan dan pandangan dari pihak luar maupun masyarakat supaya masyarakat umum tidak lagi memandang secara rendah kepada pekerjaan guru tersebut. Untuk itulah, segala macam kode etik profesi akan memiliki larangan pada berbagai macam tindakan maupun kelakuan dari anggotanya yang bisa mencemarkan nama baik dari organisasi maupun profesi
  2. Guna memelihara serta menjaga kesejahteraan bagi setiap profesi guru. Kesejahteraan anggotanya tersebut mencakup kesejahteraan material atau lahir maupun kesejahteraan spiritual mental dan emosional atau batin. Secara umum, kode etik berisi sejumlah larangan di dalam melakukan sejumlah perbuatan yang bisa merugikan kesejahteraan dari anggotanya. Salah satu contohnya adalah membuat sejumlah tarif minimum untuk honor dari anggota profesi guru pada saat melaksanakan pekerjaannya, sehingga siapa sajayang membuat tarif minimum tersebut dianggap memiliki sikap tercela serta bisa merugikan teman seprofesinya.
  3. Tujuan kode etik guru yang berikutnya adalah digunakan sebagai panduan bertingkah laku karena di dalam kode etik terkandung berbagai macam peraturan yang digunakan untuk membatasi segala macam tingkah laku seorang guru yang dianggap tidak pantas serta tidak jujur pada saat berinteraksi baik dengan siswa, orang tua atau wali murid beserta dengan rekan sesama guru.
  4. Guna meningkatkan kemampuan di dalam pengabdian seorang guru. Dalam hal ini tentunya sangat erat kaitanya dengan kode etik yang wajib untuk ditaati. Dengan memahami sejumlah kode etik guru maka masing-masing guru akan lebih mudah di dalam memahami tanggung jawab serta tugas yang diembannya. Untuk itulah, kode etik berfungsi sebagai ketentuan-ketentuan pasti yang wajib untuk dikerjakan oleh setiap guru di dalam melaksanakan tugasnya
  5. Guna meningkatkan kualitas serta mutu dari profesi guru. Hal tersebut dikarenakan kode etik guru berisi anjuran dan sejumlah norma-norma supaya masing-masing buruh wajib untuk berusaha meningkatkan kualitas dan mutu pada saat bekerja.
  6. Guna meningkatkan kualitas dan mutu organisasi profesi guru. Maksudnya adalah bahwa setiap kode etik guru mewajibkan kepada setiap anggotanya untuk selalu aktif di dalam berpartisipasi memberikan binaan kepada organisasi profesi serta sejumlah kegiatan lainnya yang dibuat oleh organisasi.
Baca Juga:   Kode Etik Perusahaan Jasa

Dari beberapa penjelasan di atas, maka bisa diambil kesimpulan bahwa tujuan kode etik guru yakni adalah guna memelihara serta menjaga kesejahteraan para anggotanya, menjunjung tinggi harkat serta martabat anggotanya, meningkatkan kualitas serta mutu profesi guru serta mutu dari organisasi profesi guru, serta meningkatkan tingkat pengabdian dari seorang guru.

Proses penetapan kode etik

Kode etik guru hanya bisa ditetapkan oleh sebuah organisasi profesi guru yang berlaku dan sifatnya mengikat kepada setiap anggotanya. Hal tersebut memang lazim dikerjakan pada sebuah kongres organisasi profesi guru. Oleh karena itulah, proses perumusan dan penetapan kode etik tidak boleh dikerjakan oleh personal atau individu, akan tetapi wajib dikerjakan oleh organisasi dimana pada akhirnya setiap orang yang tidak masuk ke dalam organisasi tersebut tidak terkena imbasnya.

Kode etik guru tentunya hanya memiliki pengaruh yang cukup kuat pada proses penegakan disiplin kepada guru saja. Profesi yang lainnya tentu tidak akan terpengaruh dan tidak wajib untuk melaksanakan kode etik guru. Intinya adalah setiap individu yang tergabung kepada organisasi pembuat kode etik, maka wajib untuk melaksanakan kode etik yang sudah ditetapkan oleh organisasi tersebut. Apabila dilakukan pelanggaran terhadap kode etik maka nantinya akan dikenakan sanksi sanksi khusus.

Baca Juga:   Kode Etik Dokter Indonesia Yang Perlu Ditaati

Demikianlah penjabaran singkat mengenai tujuan kode etik guru yang bisa saya ulas pada kesempatan kali ini. Penjabaran dari kode etik guru di atas tentunya bertujuan supaya masing-masing profesi guru mampu mengilhami sekaligus mampu untuk memahami dan melaksanakan kode etik guru sehingga tujuan dari diterapkannya kode etik guru bisa tercapai. Terima kasih dan selamat beraktifitas semoga sukses.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sanksi pelanggaran kode etik wajib untuk diperlakukan manakala terjadi pelanggaran kode etik. Hal tersebut memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *